#BeMoreProductive, Adviced, Travelled

Seminar Nasional dan Pagelaran Seni: Mengembangkan Jati Diri Anak Bangsa dengan Menguadratkan Kreativitas Budaya Islam Nusantara

IMG_20181129_103055
Sumber: Dokumentasi Pribadi

Halooo, selamat malam, bagi pembaca yang sedang menikmati suasana sejuknya malam. Dila akan bercerita tentang hasil seminar idola Dila yaitu Tere Liye. Yaps, semua hasil karya beliau sangat melekat di hati para pembacanya. Tentunya dengan tema yang cukup kental akan budaya islam, beliau akan sedikit menjelaskan filosofi kretaivitas. Bagaimana hasilnya? Kuy baca dengan seksama ya…

Manusia  yang mewariskan ilmu, buku, tontonan adalah salah satu contoh manusia yang memiliki kreativitas. Fase paling utama dalam mengasah kreativitas adalah saat di usia muda. Contohnya dalam dunia perfilman. Titanic adalah film asal negara Amerika Serikat yang dapat menghasilkan 1997,3 triliun hanya dari negara jepang, belum dari negara lainnya ya, miusal Indonesia. Berpindah ke film Avatar yang menghasilkan keuntungan 2,787 milyar. Sedangkan hutang Indonesia sebesar 4500 trilliun, Indonesia hanya butuh 9 film avatar hanya untuk menutupi hutang negara. Nilai yang cukup fantastic. Selanjutnya ada film Harry Potter, cukup dengan 13 serinya, hutang Indonesia juga akan lunas. Betapa hebatnya kekuatan dari kreativitas. Salah satu contoh juga dari bidang teknologi adalah perusahaan Apple, yang hanya dalam keuntungan setahunnya saja, sudah dapat menutupi hutang Indonesia, dibayar cash.

Sejatinya berfikir kreatif adalah buah dari suatu proses yang dimulai sejak dini. Bisa dilihat dari beberapa kisah orang sukses dan terkenal. Misalnya Pramoedya Ananta Toer. Semua karyanya rata-rata sudah mencaai kategori best seller, dan untuk kategori ini butuh sekitar 10.000 eksemplar (saat dimasanya). Di tahun 2018, kategori best seller wajib dalam jumlah percetakan sekitar 30.000 eksemplar. Kategori yang sangat sulit dicapai oleh penulis baru, namun apakah ini mustahil? Tentunya tidak, bukan.

Ada proses panjang, tentunya kesuksesan tidak dapat dicapai semalam, sedangkan kegagalan hanya membutuhkan waktu kurang dari itu. Seorang yang kretaif memiliki ciri yang tidak mudah malas, tahan banting, dia menjadi pelopor (bukan follower), dan selalu berfikir konkret. Misal salah satu contoh yang sedang hitz adalah Negara Inggris yang memiliki menteri kesepian. Info lebih lanjut bisa di cek!

Tere liye juga menjelaskan bahwa dunia menulis memiliki senjata berupa buku sebagai acuan apakah tulisan kita sudah layak? Sedangkan amunisinya sendiri adalah tuisan. Tere liye juga bercerita tentang salah satu karya bukunya yang difilmkan, cerita yang epic bertema kekeluargaan. Serial Anak Kaki Gunung, namun sayang sekali hanya bertahan pada 15 episode, salah satu penyebabnya adalah masyarakat lebih tertarik pada film Mak Lampir yang sedang jaya di masanya.  Lanjut lagi dengan karya tere liye yang lain, yaitu Bidadari-Bidadari Surga, episode dari film ini bertahan hingga 150 episode, namun jalan ceritanya sudah  mulai semrawut, kecelakaan, menikah lagi, perselingkuhan, dll. Inilah salah satu alasan Tere Liye mencabut kontrak dan menghentikan filmnya sampai 150 episode.  Yah setidaknya Tere liye paham, bahwa dirinya juga bisa membuat tayangan sinetron yang biasanya ada di FTV. Satu kata kunci dari pengalaman ini “Temukan Pendekatan Baru”.

Kreativitas itu seperti menabung. Lamaaaaa sekali, namun hasilnya pasti. Sabar dan tetap istiqomah. Tere liye menggambarkan dengan contoh seorang Bapak pekerja di Desa. Desa bapak ini selalu kekurangan air, alhasil bapak ini naik ke puncak gunung dan menebang bambu untuk dijadikan pipa, bapak ini melakukannya selama 3 tahun lebih. Banyak orang yang berkata “kurang kerjaan”, bahkan ada juga yang menanganggap “gila”, tapi bapak ini yakin, sehingga dia mendapatkan buah atas kerja kerasnya. Desa ini bebas dari kekeringan, sang bapak menjadi pahlawan warga, bukan hanya itu, ketika jaman sudah lebih maju, dimana pipa sudah menjangkau pipa tersebut. Salah seorang warga yang terus menceritakan bahwa ada seorang bapak yang sudah membangun pipa dengan bambu. Pencetus aerasi yang sangat baik di desa tersebut.

Ada juga kisah seorang Bidan. Bidan yang sedang melakukan pengabdian ke desa terpencil. Jaman dahulu, tidak ada satu orang pun yang percaya pada seorang  bidan. Penduduk desa ini 100% lebih percaya pada dukun beranak. Namun bidan ini tetap sabar, dia melihat bahwa sanitasi dari desa tersebut sangat menyedihkan. Ia membuat kakus (wc sederhana) untuk salah satu penduduk. Penduduk tidak paham, membiarkan pengabdian bidan ini berlalu begitu saja. Bertahun-tahun kemudian, ternyata semua penduduk sudah memiliki kakus. Sanitasi mulai menjadi pencegah serangan penyakit. Ketika ada seorang bidan yang mengabdi lagi di desa tersebut, seorang nenek bercerita tentang bidan yang dulu sangat berjasa. Entah dimana bidan tersebut sekarang, sejatinya kebaikan akan abadi bersama namanya.

Terakhir kisah dari seorang ibu tua yang menanam pohon bakau di pinggiran pantai. Penduduk juga mencaci makinya, menganggapnya dia sedang melakukan pesugihan atau lainnya. Ibu ini tetap sabar menanami pinggiran pantai dengan tanaman bakau. Alhasil setelah bertahun-tahun, dan mungkin ibu ini sudah menghadap yang Maha Kuasa, hasilnya mulai terlihat. Namanya mulai dikenang dan diuji-puji. Jika direfleksikan, apakah ia mendengar pujian para warga? Apakah ia mendapat keuntungan dari kerjanya yang bertahun-tahun? Jawabannya tidak. Ia melakukannya dengan ikhlas. Hatinya sudah dipenuhi kesabaran dan ia pasti mendapat balasan dari Tuhan-nya.

Semua memiliki jalan masing-masing untuk mencari alternatif kebahagiaan sejati. Kita hanya mencoba merengkuhnya, dan membiarkan takdir menuliskan sisanya. Sama halnya dengan Menulis. Tulisan adalah hasil akhir dari proses panjang yang penuh kesabaran dan keistiqomahan. Tak ada yang mudah, hanya saja kita hanya perlu satu kunci utama yaitu “Latihan”. Latihan ini bisa dilakukan secara sengaja atau tidak sengaja. Misalnya dalam riset tempe, tukang tempe yang sudah 20 tahun berjualan tempe merupakan peneliti terbaik dibandingkan mahasiswa yang hanya belajar dari jurnal. Cara terbaik dalam mengasah kreativitas adalah lakukan perjalanan, bertemu banyak orang. Bicaralah dengan bertukar pikiran. Maka dari itu, umumnya orang mencapai puncak kesuksesan pada umur 40-50 tahun. Bersabarlah …

Bicara tentang latihan, Tere Liye juga menjelaskan bahwa ia brhasil membuat judul yang bagus setelah 12 tahun. Saat itu ia mendapat banyak pelajaran dari salah satu judul novelnya yaitu “Hafalan Sholat Delisa”. Dan beliau baru berhasil menciptakan judul yang epik pada novel “Rindu”. Tere Liye berharap dapat membuat 3 genre baru dalam kumpulan karyanya, missal genre komedi, horror, dan detektif. Oh ya, 1 genre lagi yaitu tentang Kontemplasi Waktu, Jarak, Warna, dll, namun hal ini juga memerlukan tingkat ilmu yang memadai. Cuss latihaannn…

Sebagai penutup, Tere liye menyampaikan nasihat lama dari negeri cina.

Waktu terbaik menanam pohon adalah 20 tahun yang lalu, sehingga setelah 20 tahun itu kita dapat memanen hasilnya. Pohon itu akan berubah dengan sejuta kebermanfaatan, batangnya besar bisa dugunakan membangun rumah, rantingnya bisa digunakan untuk kayu bakar, daunnya membuat teduh bisa untuk pakan ternak, buahnya juga bisa dimakan. Semuanya menjadi bermanfaat. Namun jika kita sudah terlewat 20 tahun itu, waktu kedua terbaik menanam pohon adalah sekarang. Sekarang kita memulai, dan 20 tahun yang akan datang, kita menikmati kebermanfaatnanya.

Semoga Bermanfaat….

 

 

Advertisements
#BeMoreProductive, Adviced, Uncategorized

SEMINAR AKADEMIK: GO ABROAD WITH LPDP

IMG_20181007_103640

Haloooo….  Kali ini Dila akan bercerita tentang pengalaman bertemu reviewer LPDP dan para awardee yang sangat mengagumkan. Hari saat seminar ini adalah pas hari ulang tahun Dila. Yaps selalu ada kejutan dari Allah SWT, tahun lalu Dila malah bertemu Tere Liye. Semoga dengan bertemuanya dengan mereka semua, Dila bisa mengikuti jejaknya. Dila pengen jadi penulis jenius seperti Tere Liye, dan menjadi awardee yang hebat seperti Awardee LPDP. Aaaminnn Aaaminnn Ya Rab. Tak kalah Dila doa’akan, semoga para pembaca tulisan web ini bisa mencapai semua target dan selalu semangat mengukir impian.

Institut Pertanian Bandung (ITB) adalah salah satu Perguruan Tinggi yang berhasil memiliki peringkat perguruan tinggi internasional. ITB kurang lebih memiliki 10.000 jurnal terakreditasi internasional. Cukup banyak hitungan dengan perguruan tinggi lain, namun dibanding dengan pringkat 1 perguruan tinggi Asia, National University of Singapore (NUS) sangat kalah jauh. NUS memiliki kurang lebih 90.000 jurnal terakreditasi internasional. Hal inilah salah satu dasar adanya beasiswa dalam meningkatkan ketertinggalan kualitas Indonesia di kancah internasional.

Beasiswa adalah hal yang lumrah ditawarkan oleh beberapa perguruan tinggi, namun sejatinya bukanlah tuntutan perguruan tingginya. Kitalah yang wajib mencari dan menyiapkan diri. Siapkan opsi dari plan A, B, C, maupun D, kalau bisa sampai Z deh. Agar kita sebagai pencari beasiswa bisa berpandangan luas dan selalu membuka pikiran akan luasnya peluang. Hal yang paling direkomendasikan adalah persiapkan wawancara dan tes. Untuk LoA biasanya harus disertakan dengan jenis penelitian dan Profesor pendamping. Cicil paspor dan usahakan bisa menyiapkan visa juga.

Beasiswa sendiri ada banyak sekali jenisnya, salah satunya BPI (Beasiswa Reguler) umumnya untuk S2 dan S3 , dengan syarat Toefl 550 dan LoA harus sudah ditangan, dan bebas. (450 untuk Dalam Negeri). Oh ya,beasiswa yang ditawarkan LPDP ini sangatlah fantastic bayangkan untuk 1 awardee LN saja bisa menghabiskan uang sekitar 1,2 Milliar/tahun (12-13x awardee di DL).

Berikut beberapa pertanyaan umum yang ditanyakan saat wawancara:

Mengapa pilih untuk sekolah lagi? Apa motivasi anda sebenarnya? Untuk apa sekolah lagi? Dengan apa gelar anda itu dipakai? Tanpa gelar bukannya bisa bermanfaat untuk orang lain? saat ini dan setelah kuliah ingin berkiprah dimana? Apa niat anda sebenarnya? Buat apa?

Inti semua pertanyaan ini hanyalah tentang NIAT.

Dulu LPDP hadir 4x dalam setahun, sekarang hanya 1x dalam setahun. Ada yang tau kenapa? Karena beberapa awardee LPDP lebih memilih untuk menghilang, tidak bertanggung jawab. Padahal biaya yang diberikan oleh LPDP ini adalah uang rakyat. Gak jelas lulusan LPDP kalau hanya jadi pengangguran bergelar.

Pertanyaan selanjutnya setelah berbicara niat adalah tentang tujuan. Mengapa memilih negara itu? dan jawaban yang paling tepat adalah Experience, Improve, Learn agai, Meet & Visit, Development. 10 tahun lagi akan menjadi apa? Sebenarnya ini tentang open minded. Ada salah satu awardee LPDP yang malah lebih pamer foto di instagram tentang jalan-jalan, kapan belajarnya cobak? Ayolah uang rakyat loh… dosa bos, gak amanah dapat beasiswa amalah terlalu foya-foya.

Universitas Airlangga memiliki forum diskusi tentang beasiswa yang disebut sebagai Scolarship corner yang juga didukung oleh para pemimpin universitas, misalnya memberikan tempat yang mendukung seperti salah satu ruangan di perpustakaan pusat.

Tugas utama para calon awardee biasiswa apapun hanyalah meyakinkan reviewer untuk berhasil di masa depan. Umumnya bolehkah jika pindah jurusan?  Boleh, asalkan memiliki kelayakan yang kuat. Pertanyaannya, sudah layakkah? Namun kesempatan itu ada, kesiapan yang diperlukan sebagai senjata utama.

Kesiapan menuntut langkah utama, langkah inilah yang bertujuan untuk mengenali diri sendiri, sehingga barulah dapat dikatakan bahwa diri sendiri bisa bermanfaat untuk orang lain. luruskan niat, ambil kesempatan, lanjutkan progresi, dan jadilah seorang pemimpin. Ini juga merupakan  salah satu langkah untuk dapat bermanfaat bagi orang lain.

Lets do it today, right now. Ayo, apapun yang bisa dilakukan, lakukan sekarang! Di overseas, dalam sehari ada 4 buku untuk di resume, saat mata kuliah sudah tinggal bahas, artikel dan essay setiap harinya, cukupkah waktu anda sekarang dengan kuliah di indonesia?

Ketika kita kesusahan, pahamilah bahwa tuhan selalu ada untuk hamba-Nya. Tak perlu takut, akan ada tangan-tangan tuhan yang bisa membantumu meraih semua impian. Tugasmu hanya perlu mempersiapkan time, money, energy, and all of thing  u need.. Jelaskan saat wawancara apa yang kamu ketahui secara sepsial, bukan apa yang ada di web. Panitia atau reviewer bisa saja mencarinya bukan(?) jangan sampai salah jalur masuk, baca pedoman dengan teliti. Misalnya saat seorang bidikmisi masuk ke jalur umum, maka dia akan mengalami ketat no ampun.

Cinta juga merupakan alasan yang tepat untuk mencari beasiswa.ketika kita mencintai apa yang kita lakukan, waktu seakan-akan tidak berharga bukan? Maka inilah yang akan memberikan profession dan dapat menjadi senjata ampuh untuk misi tersendiri. LPDP lebih ketat saat ini, ketika awardee tidak kembali ke indonesia, maka uang semua biaya kuliah akan dimintakan pada orang tua mereka. “semata semuanya karena do’a orang tua”, bisa hancur ke orang tua juga ketika awardee menghilang tanpa kejelasan.

Ada sekitar 4.000 aplikan, maka no deadliners. Keep copies everything ketika hendak wawancara, no alay” dengan tidak membawa satu hal dengan alasan tidak ada ketentuan di website LPDP. Buatlah portofolio, missal hasil karya atau untuk artikel penelitian. Awardee LPDP juga disebut sebagai mata garuda. Biasanya mata garuda memberikan latihan khusus untuk tes diskusi maupun tes dalam wawancara. Wawancara ada 2 akademik yang dengan hebat menanyakan tentang kedalaman penelitian, kemampuan akademik, baik ketika masa lalu, kemudian bahgaimana kiprahnya di masa yang akan datang. 1 pewawancara  lagi adalah seorang psikolog, umumnya bisa membaca ketika muluk” dalam bicara. Wew deh, biasakan berkata jujur, kejujuran akan menjadi habits yang sangat memesona ketika kita bisa menjadikanya pedoman hidup.

Selain tentang akademik atau psikologis, LPDP juga meninjau tentang leadership. Hal inilah yang umumnya dianggap remeh beberapa pencari beasiswa. Leadership disini bukan hanya yang memiliki jabatan sebagai ketua BEM, atau sebagai bendahara organisasi ternama. Leadership ketika kita bisa melihat kebermanfaatan hidup diri sendiri untuk orang lain. Leadership disini dapat melihat suatu masalah di masyarakat dan dapat memberikan solusi.

Terakhir, ini ada tips jika wawancara jangan terlalu sungkan menonjolkan diri (jawa timur, umumnya saking sopannya malah sangat merendah). Saat wawancara kita sedang menjual diri. Biarkan seseorang menilai kebenarannya. Jangan bohong,tetap jujur. Tunjukkan sisi spesial kita, namun tetap sopan dan percaya diri.

Sekian cerita panjang Dila… semoga bermanfaat.

#BeMoreProductive, Adviced, Travelled

Workshop Upgrading Kewirausahaan Bagi Tenant Inkubator Bisnis Unesa

Artikel ini sebenarnya adalah kelanjutan dari seminar inkubator bisnis. Nah, jadi gak jauh beda pembahasannya, namun ini lebih membuka pikiran tentang cara menemukan ide bisnis yang kuat dan tangguh. Pelatihan ini dibawakan oleh Pak Yuszak. Beliau lebih membuka pikiran dan lebih memotivasi para tenant di Unesa.

Pembukaannya Pak Yuszak menjelaskan tentang sepaketnya bisnis. Ya, bisnis memiliki sepaket lengkap untung dan rugi, namun inilah kekuatan bisnis. Ruginya tidak membuat gagal, karena gagal adalah ketika kita berhenti bermimpi akan keuntungan. Jadi, gak perlu takut, awal-awal memang sedikit menyakitkan. Namun itu akan bisa dan membiasakan seiring berjalannya waktu. Beliau juga menjelaskan bahwa bisnis adalah tempat berbuat salah, namun inilah yang membuat kita menjadi lebih baik dengan meng-convert­-nya.

Oerguruan tinggi adalah tempat yang sesuai dalam menjalankan bisnis. Banyak sekali perguruan tinggi yang berhasil mencetak pengusaha sukses, contohnya pada Binus University, yang berhasil mencetak tokopedia.com. Berbeda dengan universitas padjajaran yang berhasil membuka warung upnormal. Dulu Pak Yuszak pernah bertemu dengan salah satu owner dari warung upnormal yang memiliki mimpi akan menggeser Sturbuck dari bumi pertiwi. Empat tahun kemudian, sturbuck dan warung upnormal sudah sejajar, bisa di cek di sekitar bandara, malah warung upnormal lebih ramai.

Alhasil, sejatinya Pak Yuszak hanya menjelaskan satu arti sederhana, yaitu “Mimpi”. Bermimpilah segila mungkin, jika ingin mengetahui apakah mimpimu gila atau tidak, ucapkan mimpimu dan lihatlah. Jika orang tertawa melihat mimpimu, maka kau telah berhasil bermimpi. If people aren’t laughing with your dreams, your dreams aren’t big enaught . Dari mimpi, kita berani belaar, dan sesungguhnya tak ada yang lebih berharga selain belajar dalam idup. Dan ketika pikiran semakin terisi ilmu, maka semakin kita akan merasa miskin akan ilmu. Jadi belajarlah…

Islam telah mengajarkan bahwa perluaslah silaturahmi, karena dengan silaturahmi, rejeki akan Allah jamin. Secara logika, hal ini sangat di dukung, perluasannetwork akan memberikan kesempatan-kesempatan yang sulit di prediksi. Dulu malah Pak Yuszak pernah menargetkan dirinya untuk “1 hari, 10 kenalan baru”. Buang semua malu, biarlah belajar akan kuatnya relationship.

Trying to be everything, you will be nothing” walaupun kita dituntut untuk bermimpi tinggi, berusaha lebih, dan bisa mencapai target. Ujung-ujungnya kita hanya ingin menjadi “orang yang bermanfaat untuk orang lain”. dengan kelebihan kita nilah kita dapat lebih membantu sesama. Jika kita saja kesusahan, gimana caranya bantu orang lain? so tetap dalam jalur ini, insyaAllah kamu akan bahagia dengan berkah Allah SWT. Fail fast, succed faster.

Think big, start now, do it fast biasakanlah jangan menunda-nunda, karena kita memang memerlukan langkah kecil. Dari sinilah kita tahu arti kesalahan, evaluasi, lalu lakukan dengan leih baik lagi. Tidak perlu menyerah. Perfections is not our goals, kesempurnaan itu milik tuhan. Sama halnya dengan kebenaran. Ada 2 kebenaran di dunia ini, pertama kebenaran absoulute yang hanya milik tuhan. Lalu kebenaran relatif dan inilah yang milik manusia. “Pintar ataupun cerdas bukan milik tuhan,tapi ini relatif milik manusia. Manusia sendiri yang menyetujui dirinya mau jadi pintar atau enggak” ucap beliau.

Selain membuka pikiran beliau juga menjelaskan tentang SBM (Smart Bussines Map). SBM merupakan kurikulum buatan Budi Satria Isman, guu besar Pak Yuszak. Beliau menjelaskan beberapa barang yang awalnya terkenal, lalu menghilang. Contohnya saja KODAK (film kamera), Friendster (adalah pertama kalinya facebook, sangat mendunia, lalu hilang selamanya, friendster juga mempertemukan Pak Yuszak dan istrinya. Hehehe), ada juga O2 (Smartphone yang hilang dimakan waktu. O2 gagal hadir di pasar yang tepat). Arti jelasnya Kodak dan friendster hilang digantikan teknologi yag lebih canggih, sedangkan O2 hadir diwaktu masyarakat yang belum smart memanfaatkannya. Kesimpulannya, hal yang pertama kali terpenting adalah melihat kebutuhan pasar.

Pasar adalah market potensial. Ada beberapa barang yang bukan ssudah punah, namun hampir punah. Contohnya adalah merk Hp Nokia, Pos Indonesia, dan Blackberry. Nokia, adalah hp yang hampir saja dimiliki setiap lapisan masyarakat di eranya. Namun perlahan menghilang, sekarang nokia tetap dipasarkan, namun tetap dalam tujuan hanya sebagai memoraizing people for memoraizing their memories in nikia era. Sama halnya dnegan kode pos, dulu orang mengirim kartu ucapan acara-acara besar, sekarang cukup via digital. Pos indonesia juga merupakan perusahan terbesar, bisa dilihat banyaknya kode pos yang ada di indonesia, setiap kode memiliki kantor, dan kantor inilah merupakan aset pos yang masih sangat diperhitungkan. Tidak lain dengan Blacberry, awalnya yang setiap anak meminta pin BBM, sekarang sudah tidak perlu. Kalah dengan Whatsapp yang hanya dengan menyimpan no hp, sudah memiliki kontaknya.

Semua hal ini adalah jawaban bahwa usaha adalah melihat kebutuhan pasar what you relly need is a market, not an idea”- paul finn. Validated ide is something, idea is nothing

Ada 12 pertanyaan yang dapat menganalisa ide yang kuat untuk membangun bisnis. Namun disini akan dibahas 4 pertanyaan terpenting ^^

  1. What is the problem you’re trying to solve?

Nilai dari jawaban atas pertanyaan ini adalah 50% dari total. Contoh dari kesuksesan indomie degan 17 milyar/tahun produksi dalam mengatasi masalah laparnya masyarakat indonesia pada jam-jam sempit, seperti ketika tengah malam lapar dll. Karena dengan menjawab pertanyaan, masyarakat akan menyadari akan kebutuhannya, lalu baru deh membeli.

Costumer don’t care about your solutions. They care about their problem.

  1. Who has the problem?

Pertanyaan ini membahas tentang segmentasi/target market. Nilainya adalah 20%. Ada 4 segmentasi yang perlu dipelajari dan dikaji lebih lanjut. Pertama tentang geography (kota, jenis daerah), demography (gender, usia, kelas ekonomi), psycography (minat, profesi, kesukaan), dan yang terakhir adalah behavior (perilaku atau kebiasaan).

Even multi billion dollar corporations don’t to sell to everyone

  1. What is the solutions?

Disini entrepreneur dituntut menyediakan solusi yang pas di mata masyarakat sebagai konsumen. Solusi terbaik dimata pebisnis, belum tentu solusi yang pas yang diinginkan masyarakat. Jadi antara masalah&solusi dari pertanyaan ini dituntut bukan hanya solutif,namun pas dg citizen versions. Ada 3 cara mencari solusi: creat a new solutions, disrupt existing solutions, and creat the same existing solutions.

Amati, Tiru, Plek dan Amati Tiru, Modivikasi.

Sell the problem you solved, not the product.  Dari inilah kita kan menemukan tujuan akhir yang bertranslasi dengan waktu dan menghasilkan profit.

  1. How big the market?

Cara menemukan bagaimana cakupan market, pertama dengan USP (Unique Selling Propositions). USP harus memilih salah satu sebagai cirri khas, misalnya fungsi produk, harga, service, quality, daerah (sate Madura), exclusive (khusus muslimah), proses (donat jacko), bahan. Misalnya ferrary memiliki mesin yang lebih cepat, sedangkan Volvo terkenal dengan safety. Biasanya Volvo digunakan oleh kalangan para menteri, Volvo jarang sekali bisa mengebut seperti ferrary.

sampai disini sedikit pembahasan hasil dari workshop yang Dila ikuti, jangan lupa like and comment

untuk pak Yuszak sendiri adalah seorang pengusaha sukses dengan penghasilan 5,5 triliun/tahun. Beliau sekarang sedang menikmati jerih payahnya dan lebih senang berbagi ilmu dengan seminar-seminar yang beliau isi. Terima kasih Pak Yuszak sudah berbagi dengan mahasiswa Unesa. Pak Yuszak bisa dihubungi via email taufanatic@gmail.com

IMG_20180912_083438

#BeMoreProductive, Adviced, Travelled

Sosialisasi Inkubator Bisnis Unesa “Prospek Inkubator Bisnis di Lingkungan Perguruan Tinggi”

IMG_20180912_080723

Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) merupakan wadah pendanaan yang dilakukan oleh perguruan tinggi terkait kepada mahasiswanya yang sedang merintis wirausaha. Kami adalah salah satu tim yang mendapatkan pendanaan dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa) sebagai pengembangan wirausaha produk pangan (Komedi Get-Cream, Kombinasi Gedi Nugget-Ice Cream). Namun kali ini Dila tidak akan membahasa PMW atau Produk dari kami ya,,, dilain kesempatan pasti akan Dila ceritakan secara intens di blog ini. Kali ini Dila akan membahas tentang pelatihan yang Dila lakukan sebagai Tenant Unesa.

Acara ini dilakukan di hari kuliah aktif dan Dila full schedule saat hari itu, namun agar meyakinkan Dila melampirkan banyak surat sebagai formulasi dispen. Hehehe, mulai dari surat undangan dari LPPM Unesa, Fakulas, dan masih meminta surat dari TU Jurusan. Namun itupun masih membuat Dila kepikiran udah ninggalin kuliah. Mungkin karena Dila jurusan Biologi kalik ya, setiap mata kuliah ada penilaian lab/praktikum.otomatis, akan berat sekali jika sampai tertinggal atau mengulang.

Gabungan antara seminar dan workshop ini sangat menarik dan sangat membuka pikiran. Mulai dari pengenalan, tips sukses, cara berfikir, meresolusi, dan memotivasi. Semuanya kami pelajari secara intensif dalam sehari, pulang-pulang agak pusing sih… hehehe disini Dila juga ditemani salah satu temen tim endophyt group sebagai owner Komedi Get-Cream, Ainin Nadiroh (Ainin saja ya manggilnya ^^).  Pemateri pertama adalah Bapak Hery, Wakin Directur IV bagian Kerjasama dan Informasi  Politeknik Negeri Surabaya (PENS). Bapak Hery juga merupakan seorang founder dari Inkubator Bisnis di PENS, yang diberi nama Pens Sky Venture. Bapak Hery juga dapat dihubungi melalui email edi@oens.ac.id Beliau menjelaskan materi yang berjudul “Pentingnya Inkubator Bisnis di Perguruan Tinggi”. Bagian topic yang beliau jelaskan sebenarnya meliputi dua komponen utama yaitu: Teaching industry dan Teaching factory.

IMG_20180912_092212

Berlatar belakang dari data banyaknya hasil penelitian dosen dan mahasiswa yang hanya berakhir pada tamatnya skripsi dan acara wisuda, beliau melihat banyak sekali barang-barang yang terabaikan menjadi rongsokan. Padahal banyak sekali hasil riset yang potensial sebagai usaha dan sebagai peningkatan kualitas ranah pendidikan.beliau menyampakaian bahwa jumlah riset dosen pertahun dapat mencapai 200, sedangkan jumlah Tugas Akhir/thesis bisa mencapai 1000an. Inilah latar belakang yang sering disebut sebagai sumur inovasi.

IMG_20180912_092201

“jumlah mahasiswa Universitas Negeri Surabaya totalnya adalah 30.000, sedangkan penerimaan mahasiswa baru setiap tahun adalah 5000an” ucap Bu Yuni sebagai Wakil Rektor I yang ikut memandu jalannya workshop bagi tenant Unesa. Sejujurnya Dila agak merinding melihat para jajaran tinggi Perguruan Tinggi. Alhamdulillah Dila bisa bergabung dengan jajaran orang sukses… Terima kasih Ya Allah ^^

Biasanya ide yang cemerlang hanya digunakan untuk lomba, laluditinggal. Bahkan sejatinya ini adalah kemubaziran yang haqiqi, so perlu adanya pemanfaatan dan pengembangan jangka panjang baik untuk peningkatan mutu maupun pemanfaatan untuk nilai ekonomis.indonesia juga merupakan negara yang kompleks, kompleks dengan masalah, budaya, dan sosial. Maka disini juga yang mendasarkan riset perlu dilakukan. Apakah riset sudah sesuai? jawabannya adalah tidak semua, artinya masih banyak masalah yang tidak dituntaskan. Seperti semboyan “Walaa yaa mutu walaa yahya” “Tidak bemutu menghabiskan banyak biaya”. Hehehe…

Lihatlah gojek, sukses bukan? Yaps, padahal awalnya berupa ide gila. Lalu ruang guru, waktu lounching saja sudah 300 guru yang terdaftar. Maka dariitu perlu penguatan mengenai inovasi yang berupa penerapan, sedangkan kreatif merupakan ilmu kesukaan. Mulai dari ATP (Amati Tiru Plek) sampai ATM (Amati Tiru Modifikasi). Ikuti alur dan lakukan dengan hati…

Oh ya, selintas tentang Pens Sky Venture sebagai incubator bisnis, juga menerimatenant dari universitas lain, salah satunya titipan dari Universitas Negeri Surabaya. Fasilitas dari Pens Sky Venture meliputi mentoring, networking, bengkel publikasi, pendanaan, dan working spaces. Umumnya 1 tenant, 1 ruangan. Wow yaahhh… semangat nih kalau unesa juga bisa ada full facility seperti itu. salah satu tenant titipan Unesa di Pens adalah Kico (Produk pelatih suara burung). So, Pens Sky venture sudah sangat terkenal, termasuk dengan schedule di  SBO TV  setiap 2 minggunya.

#BeMoreProductive, Adviced, Travelled

Seminar Nasional Kewirausahaan: “Brave Yourself, Be Enterpreneur”

IMG_20180911_080303

Berbicara tentang wirausaha pastinya akan teringat kata “kaya” dan “rugi”.  Dua hal ini adalah kata yang sering dikaitkan sebagai fix action pattern dari seorang wirausaha. Lika-liku seorang wirausaha juga bukanlah hal yang mudah.  jika dikaitkan dengan drama, pasti adegan dari seorang wirausaha dapat membuat cerita tak tertebak, naik turun nyali, dan bisa saja menjadi kisah yang lebih indah dengan resiko yang tergenggam.  Namun, seorang wirausaha yang berkaidah agama, apalagi seorang muslim yang ilmu wirausaha seperti ajaran islam, tentunya memiliki prinsip mulia. Memiliki tujuan mengangkat derajat manusia, memberikan bantuan, dan menjadi tauladan. Dalam seminar kali ini Dila akan meringkas beberapa hal baru yang sedang Dila pelajari tentang wirausaha. Oh ya, pemateri dari seminar ini adalah  Hamzah Izzulhaq, CEO Hamasa Indonesia Corp dan Wiwik Anggraini, CHt Ketua Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia PD Surabaya.

Berbicara tentang Hamzah Izzulhaq, pasti erat dengan sebutan “usahawan muda” yang sering disebut-sebut diacara TV, tulisan majalah, atau hanya celetukan di medsos. Hamzah adalah seorang lulusan SMA yang memiliki ketertarikan pada ilmu ekonomi. Hamazah bahkan pernah menjuarai olimpiade ekomoni dan beberapa olimpiade geografi. Namun dia lebih menyukai wirausaha untuk terjun langsung selepas lulus SMA.

Pengalaman dengan niat wirausaha selepas yang dia lulus SMA, menjadi fondasi kuat untuk membangun karier selanjutnya. Awalnya hamazah membuka lembaga bimbingan belajar dengan segmentasi pasar menengah kebawah. Target promosi beliau adalah memberikan jam disetiap kelas yang sekolahnya beliau masuki. Nah, untuk lebih tertarik lagi aka nada bimbingan khusus untuk yang sudah setengah minat sampai minat sekali. Bisa dicoba ya… ^^

Tak cukup dengan usaha lbb, hamzah juga membuka produksi bantal, dan dilanjut dengan sofa. Inilah perbesaran dari sayap seorang hamzah. Sampai sekarang usahanya semakin melebar dengan melihat peluang yang semakin tajam. Salah satu peluang usaha yang sukses beliau prediksi adalah usaha jalan-jalan ke itali dengan asumsi bahwa banyak warga dunia akan datang ke tempat itu sebagai tempat piala dunia. Asumsi itu pun benar, harga jualnya juga naik hingga 300%. Hamzah juga semakin terkenal dengan bisnis travellingnya.

Pembicara kedua adalah Bu Wiwik Anggraini, CHt, ketua ikatan pengusaha muslimah indonesia PD Surabaya dan seorang owner Talk Theraphy Clinic. Salah satu hal yang Dila pelajari dari beliau adalah kekuatan dari keyakinan. Hal sepele tentang keluhan saja sangat berefek pada kekuatan fisik. Semua terkontrol oleh pemikiran. Contoh hal ini dapat dilakukan dengan beberapa orang dalam satu kelompok. Ketika A memiliki pemikiran buruk, lalu mengeluh pada B. B secara tidak langsung akan lemas dan kekuatannya akan berkurang. Caranya luruskan tangan B dan coba tekan bagian lengan bawah dengan jari tangan si pemandu. Tangan itu akan mudah mengendor.lalu datanglah C dengan hawa positifdan berbicara tentang niat baik dari mimpinya, maka ketika tangan B ditekan oleh jari si pemandu, tangan B akan tegak dan tidak skendor semula.hal ini dapat dicoba yaa….

screenshot_2018-09-02-02-16-40-049_com-instagram-android.png

Manusia terlalu fakir untuk berhenti belajar. dan hidup ini sebenranya tentang pembelajaran.

Sampai ketemu di lain kesempatan…

#BeMoreProductive, Adviced, library, Uncategorized

Creative Active Preneur: Industri Kreatif sebagai Bekal Enterpreneur Kekinian

  • IMG_20180908_165622

Selamat malam gengs… kapanpun para pembaca berada, malam adalah waktu terbaik untuk menuangkan semua pemikiran (opini pribadi wqwqwq). Akhirnya setelah sekian lama dorman, Dila bisa nulis di blog tercinta. Semoga saja niat berbagi kebaikan terus lancar dan memang benar-benar bermanfaat untuk para pembaca sekalian.

Kali ini Dila akan berbagi informasi penting yang didapat dari Seminar Nasional Kewirausaan yang diagendakan oleh HMJ Bio Unesa 2018. Acara ini memiliki tema seperti judul yang tertera di atas, kuy cek lagi… disini juga ada 3 pemateri, Geraldytan (pembicara utama), Pak Rizky aris (Founder Sego Njamoer), Tsaqib evo (Founder Bakso Abah Killer). Berikut beberapa ulasannya

screenshot_2018-09-09-05-47-18-871_com-instagram-android.png

Rizky Aris Yunianto adalah founder dari Sego Njamoer yang berasal dari ide PKM 2018 (Program Kreativitas Mahasiswa) yang didanai. Beliau adalah alumni Institut Teknologi Surabaya (ITS). Materi yang beliau sampaikan dimulai dari kehidupan yang memang memiliki bakat wirausaha, mulai dari SD-Kuliah. Saat SD, beliau sudah mulai berwirausaha dengan membantu neneknya menghitung uang, beliau mendapat gaji dari situ. Selanjutnya beliau juga memberikan jasa recovery uang. Uang yang sudah robek, beliau ambil dari toko nenek beliau (eitz, tentunya udah ijin loh ya) lalu beliau lem dengan solasi. Nah kepakai deh uangnya.

Motive utama beliau sebenarnya adalah memebeli chitos dengan hadiah tazos. Hadiah inilah yang beliau koleksi dan salah satunya masih beliau temukan sisa-sisanya dan dibawa saat seminar yang beliau paparkan. Pak risky ini juga merupakan orang yang cerdas dengan pengalaman beliau di fisika yang pernah exchange ke jepang. Beliau juga lulusan dari jurusan teknik elektro yang sekarang menjadi pengusaha makanan.

Sebenarnya, jurusan yang beliau ambil tidak ada hubungannya dengan usaha beliau yang sekarang. “Awalnya yang dituntut terampil memegang solder, sekrang malah lebih terampil memegang penggoreng”, ucap beliau. Beliau juga lebih sering aktif di lomba-lomba mahasiswa.beliau juga cerita pernah menangkan berbagai penghargaan namun dengan 1 judul ide saja. Wqwqwqwq pasti semuanya bertanya-tanya yak an,namun beliau secara gambling bercerita bahwa lomba itu memiliki criteria tersendiri, bergantung kitanya saja bagaimana memaparkan ide yang sama namun dengan focus yang berbeda.

Pak risky juga memberikan kiat-kiat lolos PKM, seperti: buatlah judul yang menarik, taati format, jangan lupa konsultasi (alumni kalau mau konsultasi bayar loh, mumpung mahasiswa optimalkan saja), dan pemberian foto produk yang bagus. Menjadi mahasiswa yang berjualan itu susah-susah-gampang, artinya ya harus pinter-pinter rekap dana dan analisis keuangan. “Dulu pengalaman saya juga pernah minus 11 juta, namun itu bukan gagal, gagal ya kalau kita berhenti berjuang” papar beliau.

Sebenarnya pak risky ini merupakan pemateri favorite Dila, soalnya beliau akademisi yang hebat, namun juga jago bisnis. Seimbang. Makanya penjelasannya beliau lebih banyak bisa Dila tangkap. Hehehe…

Lanjut pada pemateri selanjutnya adalah Tsaqif evo, FounderBakso Abah Killer. Perjuangan beliau sih lebih naik turun sepertinya. Soalnya eliau juga lebih memilih meninggalkan kuliah di semester 14. Namun juga beliau juga tidak kalah sukses dengan pencapaiannya sekarang. Pemaparan beliau juga lebih informative dengan seiringnya data.

screenshot_2018-09-09-05-47-09-004_com-instagram-android.png

Sektor bisnis utama dibagi menjadi beberapa kategori, sandang (fashion kekinian), papan (desain interior, renovasi, dan agronomi), seni & hiburan (meningkatnya strees yaa), jasa (ex. Ojek online yang menjamur), dan kuliner.

Berbicara tentang kuliner, sektor inilah yang lebih berbahaya dikaitkan dengan banyaknya pesaing dan dituntutnya lebih banyak inovasi seiring berjalannya waktu. Peluang bidang kuliner ini sangat terbuka besar, sekitar 41% dari keseluruhan. Sebagai contoh, KFC memiliki 608 outlet. Makanya beliau lebih memilih dibidang makanan.

Bakso abah killer sebenarnya memiliki latar belakang pemuliaan makanan lokal. Bakso identik dengan jajan murahan, padahal bakso sendiri merupakan makanan legendaries 1928 dan merupakan salah satu kuliner universal. Beliau juga menjelaskan beberapa kategori bisnis, ada bisnis viral dan ada pula bisnis longlast. Bisnis viral biasanya akan merajalela, laluhilang dimakan waktu. Contohnya saja bakso beranak, awalnya menjadi trendy berbagai kalangan,sekarang sudah kembali lagi ke bakso dengan ukuran biasa. Pak Tsaqif lebih memilih bakso dengan cirri khasnya, tidak mau mengikuti keviralan yang sesaat. Nah, long-last bussines ini yang awalnya juga harus berasal dari riset, dimana beliau lebih memilih inovasi tehadap kuah pedas. Inovasi beliau sampai sekarang, sudah menghasilkan 2 varian kuah, dan 10 varian bakso.

Pak tsaqif evo juga menjelaskan bahwa bisnis merupakan sistem. Dimana para pelaku bisnis harus paham betul mengenai competitor, segmentasi, dan kerealistisan tehadap untung. Bisnis juga tidak pernah ada yang mulus, sama seperti ketika belajar berjalan, pertama pasti jatuh, setelah itu pasti bisa berjalan seperti diacara fashion week . hehehe… beliau juga menjelaskan nikmatnya rasa “rugi”, “dari rasa rugi inilah kita bisa menikmati naik turunnya berjuang” ucap beliau. “Dalam histori saya pernah rugi 100 juta, lalu harga sewa kontrakan naik dari 45 juta menjadi 65 juta, 250 juta juga raib dikorupsi karyawan” curhat beliau. Dila mendengarnya agak wow yah, itu uang lumayan buat backpakerran ke Europe. Hehehe

Beliau juga menjelaskan awalnya membangun kembali bakso abah killer ini. Awalnya beliau mengajukan proposal terhadap temannya yang sudah sukses, dengan modal tidak tahu bagaimana sistematika proposal, beliau nekad saja. Alhasil, sitematika yang berantakan, muai diberikan koreksi dengan sabar oleh temennya. Beliaupun mencoba memperbaiki lagi. Setelah acc dengan investor, jadilah usaha belaiu yang sekuat sekarang. Beliau memberikan kata-kata yang menggantung di pemikiran Dila “Bisnis itu memiliki untung-pasti, rugi-nasib. Sedangkan dagang, untung itu nasib, rugi itu pasti” jelas beliau. Pak Tsaqif juga memberikan nasihat untuk jangan menggunakan untung dg berlebihan. Gunakan untung dengan seirit mungkin sebagai pegangan ketika surplus. Gunakan saja 10% dari keuntungan, bukan dari modal J . Pak Tsaqif juga menjelaskan tentang keberanian. “Naik motor saja resiko bisa kehilangan nyawa, masak resikokehilangan uang yang masih bisa dicari aja, takut” sanggah beliau.

 

Yah, inilah rangkuman dari seminar nasional kewirausaan, hmmm untuk Geraldytan, walaupun pembicara utama, saya pribadi belum bisa menangkap pelajaran penting dalam hidupnya yah. Wqwqwq sejujurnya beliau humoris, baik juga, cuman kita memiliki aspek tertentu untuk pembelajaran. Sekedar sebagai hiburan di puncak acara. Salam akademik, semoga bermanfaat.

screenshot_2018-08-16-15-57-56-349_com-instagram-android.png

#BeMoreProductive, Uncategorized

Seminar Internasional Get Scholarship, Go Aboard, and….

 

Bicara kuliah di luar negeri adalah hal yang paling aku impikan. Yaps, sejak SMA malahan. Sempet pengen banget berjuang shortcourse. Cuman bahasa inggris yang belum lulus toefle dan ielts. Padahal gak sibuk-sibuk amat yah, hanya aktif lomba dan kurang pintar manajemen waktu lagi. Ngomong-ngomong tentang beasiswa aku juga nemu beasiswa yang belum familiar, yaitu Australian Awardee Indonesia. entahlah, firasatku mungkin hampir sama dengan AAS, cumin beda istilah kalik yah. AAI ini diminati sekitar 9000 peserta dan diseleksi 250-300 peserta. Minim sekali yah…

Lanjut ke tipe, ada yang tipe public (biasanya  untuk government dll) dan yang Open (all citizen). Kalau aku pribadi masuk Open. Wah saingannya tambah berat, cuman banyak banget yang jelaskan, sebenarnya saingan kita bukan orang lain. tapi dirikita sendiri. Semangat… kita punya kesempatan yang sama.

Lanjut tipe kuliah. Disini ada courseswork ( 50% teori, 50% praktik). Lalu ada research (dominan neliti, sama seperti skripsi tiada akhir) hehehe, suka banget yang ini. Terakhirada combination (70% teory, 30% riset kecil-kecilan).

Berbicara tentang prioritas, pasti mahasiswa terkenal idealis. Namun perlu penyeimbang yang specific, realistic, dan creative  ini kunci utama. Ada tiga poin pokok yaitu motivasi, kontribusi, dan hasil. Motivasi disini berbicara goals, no jalan-jalan yaa… (ini hanya bonus). Kontribusi adalah hal yang sudah dilakukan dan apa yang akan dilakukan, terkait dengan tanggung jawab, peran, kerjasama dengan, dan hasilnya. (alangkah baiknya jika ini dipikirkan dari sekarang). Tentukan jurusan dengan cara pahami keunggulan. Baik secara: kebutuhan atau issue, penawaran yang mendukung, srta perbedaan dengan jurusan lain.

Kontribusi dalam jurusan dapat berupa keahlian dan pengetahuan, kerja dan pengalaman kerja, serta rencana masa depan. Aturlah rencana empat tahun kedepan,lalu lakukan apa yang ingin dicapai. Terakhir jangan lupa untuk peduli lingkungan sekitar.

Selain itu lanjut pada persiapan Toefle, dan Ielts. Mayoritas PT menggunakan ielts dengan skor 6.5. jangan lupa untu cari-cari informasi dari lingkungan sekitar. Dengan ini juga dapat berbagi ilmu, contoh kakak tingkat yang mengikuti Aminef, dan kita juga berencana mengikuti aminef. Semangat.

Kata Oprah winfrey “do what you have to do,  until you can do what you want to do”. Set goals, planning study, boarding network,update language, dan update scholarship. Prepare in advance and try again. Salah satu pembicara pernah gagal 100 kali shortcourse. Visinya preparation and find visualize. Ada juga Erasmus mundus.ingatlah jika tidak ada mimpi yang terlalu tinggi, yang adahanya usaha yang terlalu minim.